PenJas


BAB 1
TOLAK PELURU

-         Tolak peluru adalah salah satu cabang olahraga atletik. Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin.



A.   SEJARAH TOLAK PELURU
-         Beragam kegiatanlempar beban telah ada lebih dari dua puluh ribu tahun lalu di Kepulauan Britania.
-         Pada awalnya, kegiatan ini diselenggarakan dengan menggunakan bola batu.
-    Sementara kegiatan pertama yang menggambarkan tolak peluru modern, tampaknya terjadi di zaman pertengahan ketika serdadu menyelenggarakan pertandingan dengan melempar beban yang disebut cannon balls atau peluru meriam.
-         Pertandingan tolak peluru tercatat pada awal abad ke-19 di Skotlandia dan merupakan bagian dari kejuaraan amatir di Inggris tahun 1866.
-         Tolak peluru merupakan event Olimpiade Modern  asli yang diadakan di Athena, Yunani tahun 1896.


B.   Teknik Dasar Tolak Peluru
-         Terdapat beberapa teknik dasar dalam tolak peluru, diantaranya : Teknik Memegang Peluru.
-         Ada 3 teknik memegang peluru :
1.     Jari-jari direnggangkan sementara jari kelingking agak ditekuk dan berada di samping peluru, sedang ibu jari dalam sikap sewajarnya.
·        Untuk orang yang berjari kuat dan panjang.
·        Jari-jari agaka rapat, ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru.
·        Biasa dipakai oleh para juara.
·        Seperti cara diatas, hanya saja sikap jari-jari lebih direnggangkan lagi, sedangkan letak jari kelingking berada di belakang peluru.
·        Cocok untuk orang yang tangannya pendek dan jari-jarinya kecil.

2.     Teknik Meletakkan Peluru Pada Bahu Peluru dipegang dengan salah satu cara diatas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping.
·        Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.

3.     Teknik Menolak Peluru Pengenalan peluru Peluru dipegang dengan satu tangan dipindahkan ke tangan yang lain Peluru dipegang dengan tangan kanan dan diletakkan di bahu dengan cara yang benar Peluru dipegang dengan dua tangan dengan sikap berdiri akak membungkuk, kemudian kedua tangan yang memegang peluru diayunkan ke arah belakang dan peluru digelindingkan ke depan
·        Sikap awal akan menolak peluru Mengatur posisi kaki, kaki kanan ditempatkan di muka batas belakang lingkaran, kaki kiri diletakkan di samping kiri selebar badan segaris dengan arah lemparan.
·        Bersamaan dengan ayunan kaki kiri, kaki kanan menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah lingkaran.
·        Sewaktu kaki kaki kanan mendarat, badan dalam keadaan makin condong ke samping kanan. Bahu kanan lebih rendah dari bahu kiri.
·        Lengan kiri masih pada sikap semula.

-         Cara menolakkan peluru Dari sikap penolakan peluru, tanpa berhenti harus segera diikuti dengan gerakan menolak peluru.
-         Jalannya dorongan atau tolakan peda peluru harus lurus satu garis.
-         Sudut lemparan kurang dari 40o.
-         Sikap akhir setelah menolak peluru
-         Sesudah menolak peluru, membuat gerak lompatan untuk menukar kaki kanan ke depan.
-         Bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki kiri di tarik ke belakang demikian pula dengan lengan kiri untuk memelihara keseimbangan.

C.   Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Teknik Tolak Peluru

-         Cara memegang Awalan Gerakan Tolakan Sikap badan saat menolak
-         Ketentuan diskualifikasi/kegagalan peserta tolak peluru :  
·        Menyentuh balok batas sebelah atas
·        Menyentuh tanah di luar lingkaran
·        Keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah
·        Dipangil selama 3 menit belum menolak
·        Peluru di taruh di belakang kepala
·        Peluru jatuh di luar sektor lingkaran
·        Menginjak garis lingkar lapangan
·        Keluar lewat depan garis lingkar
·        Keluar lingkaran tidak dengan berjalan tenang
·        Peserta gagal melempar sudah 3 kali lemparan

-         Beberapa hal yang disarankan :
·        Bawalah tungkai kiri merendah Dapatkan keseimbangan gerak dari kedia tungkai, dengan tungkai kiri memimpin di belekang
·        Menjaga agar bagian atas badan tetap rileks ketika bagian bawah bergerak
·        Hasilkan rangkaian gerak yang cepat dan jauh peda tungkai kanan
·        Putar kaki kanan ke arah dalam sewaktu melakukan luncuran
·        Pertahankan pinggul kiri dan bahu menghadap ke belakang selama mungkin
·        Bawalah tangan kiri dalam sebuah posisi mendekati badan
·        Tahanlah sekuat-kuatnya dengan tungkai kiri

-         Beberapa hal yang harus dihindari :
·        Tidak memiliki keseimbanagn dalam sikap permulaan
·        Melakukan lompatan ketika meluncur dengan kaki kanan
·        Mengangkat badan tinggi ketika melakukan luncuran
·        Tidak cukup jauh menarik kaki kanan di bawah badan
·        Mendarat dengan kaki kanan menghadap ke belakang
·        Menggerakkan tungkai kiri terlalu banyak ke samping
·        Terlalu awal membuka badan
·        Mendarat dengan badan menghadap ke samping atau ke depan

D.   Peralatan

-         Alat yang di gunakan :
·        Rol Meter
·        Bendera Kecil
·        Kapur / Tali Rafia
·        Peluru :
                                                      a.      Untuk senior putra  = 7.257 kg
                                                     b.      Untuk senior putri  = 4 kg
                                                     c.      Untuk yunior putra = 5 kg
                                                     d.      Untuk yunior putri  = 3 kg
-          Gaya yg digunakan :
·        Obrient : gaya membelakangi arah tolakan
·        Ortodox : gaya menyamping

E.   Lapangan Tolak Peluru

-         Konstruksi :
·        Lingkaran tolak peluru harus dibuat dari besi, baja ata bahan lain yang cocok yang dilengkungkan, bagian atasnya harus rata dengan permukaan tanah luarnya.
·        Bagian dalam lingkaran tolak dibuat dari emen , aspal atau bahan lain yang padat tetapi tidak licin.
·        Permukaan dalam lingkaran tolak harus datar anatara 20 mm sampai 6 mm lebih rendah dari bibir atas lingkaran besi.
·        Garis lebar 5 cm harus dibuat di atas lingkaran besi menjulur sepanjang 0.75 m pada kanan kiri lingkaran garis ini dibuat dari cat atau kayu.
·        Diameter bagian dalam lingkaran tolak adalah 2,135 m. Tebal besi lingkaran tolak minimum 6 mm dan harus di cat putih.
·        Balok penahan dibuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dalam sebuah busur/lengkungan sehingga tepi dalam berhimpit dengan tepi dalam lingkaran tolak, sehingga lebih kokoh.
·        Lebar balok 11,2-30 cm, panjangnya 1,21-1,23 m di dalam, tebal 9,8-10,2 cm.





BAB 2
BASKET



A.   SEJARAH BASKET
-         Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga.
-         Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) diSpringfield,Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.
-         Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
-         Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
-         Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith.Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya.
-         Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat.
-         Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
-         Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan.
-         Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith:
1.     Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2.     Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3.     Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola.
Ø     Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4.     Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan.
Ø     Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5.     Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul pemain lawan dengan cara disengaja.
Ø     Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sangsi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang tim nya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan.
Ø     Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6.     Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7.     Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8.   Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut.
Ø     Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9.     Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya.
Ø     Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasit yang akan melemparkannya ke dalam lapangan.
Ø     Pemain yang melempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola.
Ø     Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah.
Ø     Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut.
Ø     Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu.
Ø     Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 babak masing-masing 10 menit.
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.

B.   LAHIRNYA PERSATUAN BOLA BASKET DI INDONESIA
-         Ada beberapa informasi mengatakan masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan.
-         Tepatnya, sejak 1894, bola basket sudah dimainkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan kemudian menjalar ke seluruh daratan Cina.
-         Mereka yang berdagang ke Indonesia adalah kelompok menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kelompok Cina modern.
-         Informasi ini diperkuat fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya sebagian besar tumbuh dari sekolah-sekolah Cina.
-         Dari klub itu pula kemudian lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang kemudian dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan.
-         Waktu itu, tim Indonesia menduduki peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).
-         Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.
-         Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara.
-         Tiga tahun kemudian, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang kemudian menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket.
-         Namun akhirnya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi.


C.   LAPANGAN
-         Permainan bola basket adalah persegi panjang dengan ukuran :
Ø     Panjang lapangan yaitu 26 meter
Ø     Lebar lapangan yaitu 14 meter.
-         Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
-         Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm.
-         Berat bola adalah 600 - 650 gram.
Ø     Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.
-         Papan pantul bagian luar:
Ø     Panjang papan pantul adalah 1,80 meter
Ø     Lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter.
-         Papan pantul bagian dalam:
Ø     Bagian dalam adalah 0,59 meter
Ø     lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
-         Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter.
-         Jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter.
-         Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter.
-         Jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
-         Garis tengah lingkaran pada lapangan basket
Ø     Panjang garis adalah 1,80 meter
Ø     Lebar garis yaitu 0,05 meter.
-         Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter.
-         Panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

D.   WAKTU
-         Waktu permainan 4 X 10 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit.
-         Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor.
-         Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit.
-         Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.

E.   PEMAIN BOLA BASKET DAN WASIT
-         Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang.
-         Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang.
-         Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.

F.    TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA BASKET
1.     Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar.
Ø     Bola berada di antara kedua telapak tangan.
Ø     Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola.
Ø     Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan.
Ø     Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan.
Ø     Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
2.     Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan.
Ø     Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks.
Ø     Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola.
Ø     Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.
3.     Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu
1.     Melempar bola dari atas kepala (over head pass),
2.     Melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan,
3.     Melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
4.     Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan.
Ø     Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan.
Ø     Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola.
Ø     Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan.
Ø     Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu :
1.     Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan.
2.     Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
5.     Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
6.     Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin.
Ø     Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
1.     Shooting dengan dua tangan
2.     Shooting dengan satu tangan.
7.     Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin.
Ø     Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.

G.  TEKNIK PRO PERMAINAN BOLA BASKET
1.     Fade Away
-         Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang saat melakukan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola.
-         Tehnik ini lumayan susah dilakukan buat pemain yang baru belajar basket.
-         Bila keseimbangan badan tidak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang.
-         Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.
2.     Hook Shoot
-         Hook adalah teknik yang sangat efektif bila pemain dijaga oleh orang yang lebih tinggi dari pemain yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan.
-         Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bias agak jauh.
-         Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama waktu melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan mencapat 80%.
3.     Jump Shoot
-         Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang mumpuni.
4.     Slamdunk
-         Slamdunk adalah salah satu teknik yang paling populer.
-         Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ring basket.
-         Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir mustahil untuk dilakukan karena lompatannya tidak cukup tinggi.








BAB 3

BOLA VOLI



A.   SEJARAH BOLA VOLI
-         Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette.
-         Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat).
-         William G. Morgan dilahirkan di Lockport, NewYork pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942.
-         YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus.
-         Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London,      Inggris oleh George William.
-         Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette.
-         Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA, menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith.
-         Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan.
-         Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball).
-         Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
-         Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru.
-         Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani.
-         Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang.
-         Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa.
-         Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain.
-         Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut.
-         Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).

B.   SISTEM PERTANDINGAN
-         Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 tim dan akan disitribusikan ke dalam 2 (dua) group, masing-masing group terdiri dari 4 (empat) tim.
-         Setiap tim terdiri dari 10 pemain meliputi 6 pemain inti yang bermain di lapangan dan 4 pemain cadangan.
-         Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak dibatasi.
-         Pertandingan tidak akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang lain.
-         Jumlah pemain minimum yang boleh bermain di lapangan adalah 4 orang.
-         Apabila di lapangan terdapat kurang dari 4 orang, maka tim yang bersangkutan akan dianggap kalah.
-         Setiap pertandingan berlangsung 3 babak (best of three), kecuali pada 2 babak sudah di pastikan pemenangnya maka babak ke tiga tidak perlu dilaksanakan.
-         Sistem hitungan yang digunakan adalah 25 rally point. Bila poin peserta seri (24-24) maka pertandingan akan ditambah 2 poin. Peserta yg pertama kali unggul dengan selisih 2 poin akan memenangi pertandingan.
-         Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih mendapat nilai sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat dari kualitas angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.
-         Kesalahan meliputi:
1.      Pemain menyentuh net atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
2.      Tidak boleh melempar ataupun menangkap bola, bola volley harus di pantulkan tanpa mengenai dasar lapangan.
3.      Bola yang dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum menyentuh permukaan lapangan.
4.      Pada sat servis bola yang melewati lapangan dihitung sebagai poin bagi lawan, begitu juga sebaliknya penerima servis lawan yang membuat bola keluar dihitung sebagai poin bagi lawan.
5.      Seluruh pemain harus berada di dalam lapangan pada saat serve dilakukan.
6.      Pemain melakukan spike di atas lapangan lawan.
7.      Seluruh bagian tubuh legal untuk memantulkan bola kecuali dengan cara menendang.
8.      Para pemain dan lawan mengenai net 2 kali pada saat memainkan bola dihitung sebagai double faults.
-         Setiap team diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat setiap babak berakir  Dan apabila dilakukan babak penetuan (set ke 3) maka tim yang memiliki nilai terendah boleh meminta bertukar lapangan sesaat setelah tim lawan mencapai angka 13.
-         Time out dilakukan hanya 1 kali dalam setiap babak dan berlangsung hanya 1 menit.
-         Diluar dari aturan yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan international.

C.     LAPANGAN
-          Ukuran lapangan bola voli yang umum adalah 9 meter x 18 meter.
-          Ukuran tinggi net putra 2,43 meter dan untuk net putri 2,24 meter.
-          Garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring).
-          Garis tepi lapangan adalah 5 cm.

D.    PEMAIN
-         Setiap tim terdiri dari 10 pemain meliputi 6 pemain inti yang bermain di lapangan dan 4 pemain cadangan.
-         Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak dibatasi.
-         Pada waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan / didaerahnya masing-masing dalam 2 deret kesamping.
-         Tiga deret ada di depan dan tiga deret ada di belakang.
a.       Pemain nomor satu dinamakan server,
b.      Pemain kedua dinamakan spiker,
c.       Pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser,
d.      Pemain nomor empat dinamakan blocker,
e.       Pemain nomor lima dan enam dinamakan libero

E.   PERHITUNGAN ANGKA
-         Aturan permainan dari bola voli adalah:
1.      Jika pihak musuh bisa memasukkan bola ke dalam daerah kita maka kita kehilangan bola dan musuh mendapatkan nilai.
2.      Serve yang kita lakukan harus bisa melewati net dan masuk ke daerah musuh. Jika tidak, maka musuh pun akan mendapat nilai.

F.    TEKNIK BOLA VOLI
  1. Service
-         Servis pada jaman sekarang bukan lagi sebagai awal dari suatu permainan atau sekedar menyajikan bola, tetapi sebagai suatu serangan pertama bagi regu yang melakukan servis.
-         Servis terdiri dari servis tangan bawah dan servis tangan atas.
-         Servis tangan atas dibedakan lagi atas tennis servis, floating dan cekis.
-         Service ada beberapa macam:
a.       Service atas adalah service dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya.
Ø      Kemudian Server melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
b.      Service bawah adalah service dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola.
Ø      Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah.
c.       Service mengapung adalah service atas dengan awalan dan cara memukul yang hampir sama.
Ø      Awalan service mengapung adalah melemparkan bola ke atas namun tidak terlalu tinggi (tidak terlalu tinggi dari kepala).
Ø      Tangan yang akan memukul bola bersiap di dekat bola dengan ayunan yang sangat pendek.
-         Yang perlu diperhatikan dalam service:
a.       Sikap badan dan pandangan
b.      Lambung keatas harus sesuai dengan kebutuhan.
c.       Saat kapan harus memukul Bola.
-         Service dilakukan untuk mengawali suatu pertandingan voli.
2.      Passing
-         Passing Bawah (Pukulan/pengambilan tangan kebawah)
Ø      Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
Ø      Tangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.
Ø      Gerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola
-         Passing Keatas (Pukulan/pengambilan tangan keatas)
Ø      Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
Ø      Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
Ø      Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.
Ø      Penyentuhan pada semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan.
3.      Smash ( Spike )
-         Dengan membentuk serangan pukulan yang keras waktu bola berada diatas jaring, untuk dimasukkan ke daerah lawan.
-         Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan faktor-faktor berikut: awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan.
-         Teknik Smash atau spike adalah cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan untuk mencapai pukulan keras yang biasanya mematikan ke daerah lawan.
-         Tes smash Menurut Sandika mengemukakan bahwa tes smash adalah tolok ukur untuk mengukur kemampuan smash.
4.     Membendung ( Blocking )
-         Dengan daya upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan/menghalangi bola yang datang dari daerah lawan. Sikap memblok yang benar adalah:
a.       Jongkok, bersiap untuk melompat.
b.      Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke atas.
c.       Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian memblok.











BAB 4
ATLETIK






·        Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat.
·        Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon" yang berarti "kontes".
·        Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiadepertama pada 776 SM.
·        Induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI(Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).



SEJARAH ATLETIK

·        Atletik adalah event asli dari Olimpiade pertama ditahun 776 sebelum Masehi dimana satu-satunya event adalah perlombaan lari atau stade. Ada beberapa “Games” yang digelar selama era klasik Eropa : Panhellenik Games The Pythian Game(dimulai 6 Sebelum Masehi) digelar di Argolid setiap dua tahun.
·        The Isthmian Game (dimulai 523 Sebelum Masehi) digelar di Isthmus dari Corinth setiap dua tahThe Roman Games
·        Berasal dari akar Yunani murni, Roman game memakai perlombaan lari dan melempar.
·        Bukannya berlomba kereta kuda dan bergulat seperti di Yunani, olahraga Etruscan memakai pertempuran galiatoral, yang nuga sama-sama 527 Sebelum Masehi) digelar di Delphi tiap empat tahun.
·        The Nemean Games(dimulai 51 memakai panggung). Masyarakat lain menggemari kontes atletik, seperti bangsa Kelt, Teutonik, dan Goth yang juga digemari orang Roma.
·        Tetapi, olahraga ini sering dihubungkan dengan pelatihan tempur.
·        Di masa abad pertengahan anak seorang bangsawan akan dilatih dalam berlari, bertarung dan bergulat dan tambahan berkuda, memanah dan pelatihan senjata.
·        Kontes antar rival dan sahabat sangat umum di arena resmi maupun tidak resmi.
·        Di abad 19 organisasi formal dari event modern dimulai. Ini termasuk dengan olahraga reguler dan latihan di rezim sekolahan.
·        Royal Millitary College di Sandhurst mengklaim menggunakan ini pertamakali di tahun 1812 dan 1825 tetapi tanpa bukti nyata.
·        Pertemuan yang paling tua diadakan di Shrewsbury, Shropshire di 1840 oleh Royal Shrewsbury School Hunt.
·        Ada detail dari seri pertemuan tersebut yang ditulis 60 tahun kemudian oleh C.T Robinson dimana dia seorang murid disana pada tahun 1838 sampai 1841.
·        Eeck Military Academy dimana Woolwich menyelenggarakan sebuah kompetisi yang diorganisisr pada tahun 1849, tetapi seri reguler pertama dari pertemuan digelar di Exeter College, Oxford dari 1850.
·        Atletik modern biasanya diorganisir sekitar lari 400m di trek di hampir semua even yang ada.
·        Acara lapangan (melompat dan melempar) biasanya memakai tempat didalam trek.
·        Atletik termasuk didalam Olimpiade modern di tahun 1896 dan membentuk dasar-dasarnya kemudian Wanita pertamakali dibolehkan berpartisipasi di trek dan lapangan dalam event Olimpiade tahun 1928.
·        Sebuah badan pengelola internasional dibentuk, IAAF dibentuk tahun 1912. IAAF menyelenggarakan beberapa kejuaraan dunia outdoor di tahun 1983.
·        Ada beberapa pertandingan regional seperti kejuaraan Eropa, Pan-American Games dan Commonwealth Games.
·        Sebagai tambahan ada sirkuit Liga Emas professional, diakumulasi dalam IAAF World Athletics Final dan kejuaraan dalam ruangan seperti World Indoor Championship.
·        Olahraga tersebut memiliki profil tinggi selama kejuaraan besar, khususnya Olimpiade, tetapi yang lain kurang populer.
·        AAU (Amateur Athletic Union) adalah badan pengelola di Amerika Serikat sampai runtuh dibawah tekanan profesionalisme pada akhir tahun1970.
·        Sebuah badan baru bernama The Athletic Congress (TAC) dibentuk, dan akhirnya dinamai USA Track and Field (USATF atau USA T&F).
·        Sebuah tambahan, organisasi dengan struktural yang lebih kecil, Road Runner Club of America (RRCA) juga ada di USA untuk mempromosikan balap jalanan.
·        Di masa modern, atlet sekarang bisa menerima uang dari balapan, mengakhiri sebutan “amatirisme” yang ada sebelumnya.



LINTASAN DAN RUANGAN DALAM LAPANGAN

·        Ada dua musim dalam lintasan dan lapangan. Ada musim indoor,selama musim dingin dan musim outdoor, digelar selama musim semi dan panas.
·        Kebanyakan lintasan indoor adalah 200m dan terdiri dari empat atau enam jalur.
·        Seringkali sebuah lintasan indoor memiliki belokan yang lurus untuk mengkompensasikan belokan yang ketat.
·        Dalam lintasan indoor atlet berkompetisi sama dengan event lintasan di outdoor dengan pengecualian untuk lari 100m dan 110/100m haling rintang (diganti dengan sprint 60m dan 60 m hlang rintang di tingkat kebanyakan dan kadang 55m sprint dan 55m haling rintang di tingkat SMA) dan lari 10.000m, jalan cepat 300m, dan 400m haling rintang. Indoor juga mendapat tambahan lari 3000m yang normalnya pada tingkat kampus dan elit dibandingkan memakai 10.000m. marathon 5.000m adalah event lari jauh yang paling umum, walaupun ada situasi dengan jarak lebih jauh pernah dilombakan.
·        Di medio abad 20, ada seri perlombaan duel di Madison Square Garden (New York) lintasan indoor, beberapa menampilkan dua orang berlomba marathon (26,2 mil).
·        Tetapi, ini sangat jarang terjadi. Dalam keadaan tertentu, ada juga balapan 500m dibandingkan 400m yang ada normalnya di event outdoor, dan di kejuaraan kampus indoor dua-duanya dilombakan.
·        Di event lapangan, perlombaan indoor hanya menampilkan lompat tinggi, lompat galah, lompat jauh, lompat ganda dan menembak.
·        Lembar lembing, lempar bola besi dan tolak peluru ditambahkan hanya untu event outdoor, dimana normalnya tidak ada ruang yang cukup dalam stadion indoor pada perlombaan tersebut.
·        Event unik dari perlombaan indoor (terutama di Amerika Utara) adakah lempar beban seberat 300, 600, 1000 dan 35 pon.
·        Di Negara lain, terutama Norwegia, lompat jauh berdiri dan lompat tinggi berdiri juga dilombakan, bahkn di Kejuaraan Nasional untuk atlet multi-event ada Pentathlon untuk wanita (yaitu 60m halang rintang, lompat jauh, tolak peluru dan 800m) dan heptathlon untuk pria (yaitu 60m halang rintang, lompat jauh, tolak peluru, 60m lari, lompat galah dan 1000m lari) indoor.
·        Untuk outdoor ada heptathlon untuk wanita dan decathlon



LINTASAN DAN RUANGAN LUAR RUANGAN

·        Lintasan dan Lapangan luar ruangan biasanya dimulai dan diakhiri selama musim semi.
·        Kebanyakan lintasan adalah berbentuk oval untuk keadaan 400m.
·        Tetapi, beberapa lintasan tua berukuran 440 yardm dimana ada beberapa lintasan yang tidak oval dan tidak 400m/440 yard karena keadaan geografis.
·        Lintasan modern memakai permukaan yang dikaretkan, dan lintasan yang lebih tua memakai pasir atau kerikil.
·        Lintasan normalnya memakai 6-10 jalur dan bisa termasuk sebuah jalur langkah dan selokan di salah satu belokan.
·        Jalur ini isa ada di luar atau di dalam lintasan, membuat tikungan yang lebih sempit atau lebar.
·        Sangat umum dimana lintasan itu akan mengelilingi sebuah lapangan bermain yang dipakai untukAmerican Football, sepak bola, atau lacrosse.
·        Lapangan didalam ini biasanya dikenal dengan lapangan dalam dan permukaanya memakai rumput atau karpet buatan, dan tempat diaman tim menggelar kamping selama turnamen panjang.
·        Tetapi lempar lembing, bola besi dan cakram biasanya dilombakan di luar lapangan di lapangan lain karena membutuhkan ruangan yang lebih luas, dan implementasinya mungkin bisa merusak lapangan yang dipakai atau lintasan.



EVENT

·        Ada variasi lain selain yang ditulis dibawah, tetapi lomba dengan panjang tidak biasa (contohnya 300m) dilangsungkan lebih jarang.
·        Balapan yang tidak lazim biasanya digelar selama musim indoor karena lintasan 200m dalam riangan.
·        Dengan pengecualian lari mil, lomba berdasarkan jarak kerajaan jarang sekali digelar di lintasan sejak kebanyakan lintasan diubah dari seperempat mil (402,3m) ke 400m
·        Hampir semua catatan rekor untuk jarak kerajaan tidak dilangsungkan kembali.
·        Bagaimanapu, IAAF dalam buku rekornya masih memasukan rekor dunia mil (dipegang oleh Hicham El Guerroj dari Maroko dan Svetlana Masterkova dari Rusia untuk wanita) karena perbedaan signifikan yang mendunia.

-         Event Lintasan –event lari di lintasan 400m.
Ø     Sprint: event yang termasuk 400m. Event yang umum adalah 60m (hanya didalam ruangan), 100m, 200m dan 400m.
Ø     Jarak Menengah: event dari 800m sampai 3000m, 800m, 1500m, satu mil dan 3000m.
Ø     Lari berintang – lomba (biasanya 300m) dimana pelarinya harus melewati rintangan seperti penghalang dan rintangan air.
Ø     jarak Jauh: berlari diatas 5000 m. Biasanya 5000 m dan 10000 m. yang kurang lazim ialah 1, 6, 12, 24 jam perlombaan.
Ø     Halang Rintang: 110 m halang rintang tinggi (100 m untuk wanita) dan 400 m haling rintang menengah (300 m di beberapa SMA).
Ø     Estafet: 4 x 100m estafet, 4 x 400 m estafet , 4 x 200 m estafet , 4 x 800 m estafet , dll. Beberapa event, seperti estafet medley, jarang dilangsungkan kecuali estafet karnaval besar.
Ø     Lari jalanan: dilangsungkan di jalanan terbuka, tapi biasanya diakhiri di lintasan. Event biasa adalah 5km, 10km, setengah marathon dan marathon.
Ø     lomba jalan cepat event biasa adalah 10km, 20 km dan 50 km.

-          Event lapangan
v      Event melempar
Ø       tolak peluru
Ø       lempar peluru
Ø       lempar lembing
Ø       lempar cakramTeks tebalTeks tebal'
v      Event lompat
Ø       lompat tinggi
Ø       lompat galah
Ø       lompat jauh
Ø       lompat ganda
§         yang sangat tidak biasa
Ø       lompat tinggi berdiri
Ø       lompat jauh berdiri
Ø       lompat ganda berdiri
v      Event ganda atau kombinasi
Ø       Triathlon / Trilomba
Ø       Pentathlon / Pancalomba
Ø       Heptathlon
Ø       Decathlon / Dasalomba






BAB 5
BULU TANGKIS





Ø     Bulu tangkis (sering disingkat bultang) atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.
Ø     Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.


SEJARAH

Ø     Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Cina.
Ø     Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket.
Ø     Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki.
Ø     Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.
Ø     Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores danShuttlecocks sangat populer.
Ø     Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah.
Ø     Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.
Ø     Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Cina, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia.
Ø     Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.
Ø     Olah raga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan.
Ø     Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.
Ø     Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an.
Ø     Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore bulu tangkis - sebuah permainan baru").
Ø     Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.
Ø     Rencengan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.
Ø     bulu tangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.


PARTAI
Ø     Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulu tangkis, yaitu:
1.   Tunggal putra
2.   Tunggal putri
3.   Ganda putra
4.   Ganda putri
5.   Ganda campuran

LAPANGAN DAN JARING

Ø     Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada gambar.
Ø     Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarnakontras terhadap warna lapangan.
Ø     Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning.
Ø     Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak.
Ø     Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan.
Ø     Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih.


PERLENGKAPAN

1.     RAKET
Ø     Secara tradisional raket dibuat dari kayu.
Ø     Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih.
Ø     Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit).
Ø     Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat.
Ø     Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.


2.     SENAR
Ø     Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu tangkis adalah senar nya.
Ø     Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja.
Ø     Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.


3.     KOK ( SHUTTLE KOK )
Ø     Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus.
Ø     Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.


4.     SEPATU
Ø     Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.


MEMAINKAN BULUTANGKIS

Ø     Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapangan bulu tangkis.
Ø     Permainan dimulai dengan salah satu pemain melakukan servis.
Ø     Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melewati jaring ke wilayah lawan, sampai lawan tidak dapat mengembalikannya kembali.
Ø     Area permainan berbeda untuk partai tunggal dan ganda, seperti yang diperlihatkan pada gambar.
Ø     Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dikatakan "keluar".
Ø     Setiap kali pemain/pasangan tidak dapat mengembalikan kok (karena menyangkut di jaring atau keluar lapangan) maka lawannya akan memperoleh poin.
Ø     Permainan berakhir bila salah satu pemain/pasangan telah meraih sejumlah poin tertentu.


SERVIS

Ø     Servis dilakukan dari satu sisi lapangan (kiri atau kanan) menyilang menyeberangi jaring ke area lawan.
Ø     Partai tunggal dan ganda memiliki areaservis yang berbeda seperti yang diilustrasikan pada gambar
Ø      Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dinyatakan "keluar" dan poin untuk penerima servis.
Ø     Posisi kiri atau kanan tempat servis dilakukan ditentukan dari jumlah poin yang telah dikumpulkan oleh pemain yang akan melakukan servis.
Ø     Posisi kanan untuk jumlah poin genap dan posisi kiri untuk jumlah poin ganjil. Servis dari posisi kanan juga dilakukan saat jumlah poin masih nol.
Ø     Pada set pertama pemain/pasangan yang melakukan servis untuk pertama kali ditentukan dengan undian, sedangkan untuk set berikutnya dilakukan oleh pemenang dari set sebelumnya.
Ø     Untuk partai ganda, beberapa peraturan berbeda diterapkan untuk perhitungan poin menggunakan sistempindah bola dan sistem reli poin:

1.    Sistem Pindah Bola
-         Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap pasangan sebagai"orang pertama".
-         Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan.
-         Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi "orang pertama" saat melakukan servis.
-         Setiap pasangan mempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain) sebelum pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat kesempatan kedua.
-         Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan, bukan oleh "orang pertama".

2.    Sistem Reli Poin
-         Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua.
-         Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut.
-         Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.


SISTEM PERHITUNGAN POIN

Ø     Sejak Mei 2006, pada kejuaraan resmi seluruh partai menggunakan sistem perhitungan 3x21 reli poin.
Ø     Pemenang adalah pemain/pasangan yang telah memenangkan dua set


INDUK ORGANISASI

Ø     International Badminton Federation (IBF) didirikan pada tahun 1934 dan membukukan Inggris, Irlandia,
Ø     Skotlandia, Wales, Denmark,Belanda, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai anggota-anggota pelopornya.
Ø     India bergabung sebagai afiliat pada tahun 1936.
Ø     Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid, Spanyol, September 2006, usulan untuk mengubah nama International Badminton Federation menjadi Badminton World Federation (BWF) diterima dengan suara bulat oleh seluruh 206 delegasi yang hadir.
Ø     Olah raga ini menjadi olah raga Olimpiade Musim Panas di Olimpiade Barcelona tahun 1992. Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memperoleh masing-masing dua medali emas tahun itu.